|
|
HAFIZ SULTAN FIRJATULLOH.Z
ELEKTRO EKT B
102 1811 042
FAKULTAS
TEKNIK
UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG
|
BAB 1
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Perkembangan zaman dewasa ini sudah maju
dengan pesat, banyak teknologi yang sudah dikembangkang dari sebuah sistem
kecil yang ada pada hardware yang besar hingga menjadi sebuah sistem yang lebih
besar yang ada pada hardware yang lebih kecil. Perkembangan tersebut sangat
terlihat pada perkembangan sistem komputer yang sudah sangat maju, baik itu
dari hardware, software atau perangkat pendukung lainnya.
Dewasa ini sistem komputer terdiri dari
CPU (Central Processing Unit); serta sejumlah
device controller yang dihubungkan
melalui bus yang menyediakan akses ke
memori. Setiap device controller
bertugas mengatur perangkat yang tertentu (contohnya disk drive, audio device,
dan video display). CPU dan device controller dapat dijalankan
secara bersamaan, namun demikian diperlukan mekanisme sinkronisasi untuk
mengatur akses ke memori.
Pada saat pertama kali dijalankan atau
pada saat boot, terdapat sebuah
program awal yang mesti dijalankan. Program awal ini disebut program bootstrap. Program ini berisi semua
aspek dari sistem komputer, mulai dari register CPU, device controller, sampai isi memori.
Interupsi merupakan bagian penting dari
sistem arsitektur komputer. Setiap sistem komputer memiliki mekanisme yang
berbeda. Interupsi bisa terjadi apabila perangkat keras (hardware) atau perangkat lunak (software)
minta "dilayani" oleh prosesor. Apabila terjadi interupsi maka
prosesor menghentikan proses yang sedang dikerjakannya, kemudian beralih
mengerjakan service routine untuk
melayani interupsi tersebut. Setelah selesai mengerjakan service routine maka prosesor kembali melanjutkan proses yang
tertunda.
Banyak yang sudah berkembang dari sebuah
sistem komputer, tapi sistem komputer yang baru dan lebih berkembang harus
didukung oleh sistem operasi yang lebih baik juga, sehingga kinerja dari sistem
komputer tersebut dapat berjalan dengan baik. Dalam sistem operasi juga
terdapat beberapa bagian yang perlu diketahui dan dipelajari seperti halnya
sistem komputer, baik itu dari segi penjadwalan proses atau manajemen memori
yang ada pada sistem operasi.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian Sistem Operasi
Dalam Ilmu komputer, Sistem operasi atau
dalam bahasa Inggris: operating system atau OS
adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol
eksekusi program aplikasi dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar
sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah
kata dan browser web.
Sistem
Operasi juga bertindak sebagai antar-muka antara pengguna dengan perangkat keras komputer. Sistem
Operasi mengandung sejumlah program, dan beberapa program tergolong sebagai
utilitas. Kumpulan program ini menyediakan layanan kontrol terhadap
sumber daya komputer.Secara khusus, sistem operasi menangani kontrol dan
penggunaan sumber daya perangkat keras, seperi disc-room, memory,
processor, dan perangkat tambahan lain, seperti mouse, printer,
dan lain-lain.
Struktur Dari Sistem Operasi
B.
Sejarah
Sistem Operasi
Perkembangan sistem operasi dipengaruhi oleh perkembangan
hardware. Sistem operasi
mulai dikembangkan sejak ±40 tahun lalu, yaitu:
1.
Generasi
ke-nol (1940).
·
Komponen
utama tabung hampa udara;
·
Sistem
komputer belum menggunakan sistem operasi;
·
Sistem
operasi komputer dilakukan secara manual melalui plugboard, dan hanya bisa digunakan untuk menghitung
(+,-, dan *).
2.
Generasi pertama
(1950).
·
Komponen
utama transistor;
·
Sistem
operasi berfungsi terutama sebagai pengatur pergantian antar job agar waktu instalasi
job berikutnya
lebih efisien. Dalam masa ini muncul konsep batch
system (semua job
sejenis dikumpulkan jadi satu);
·
Input
pemakai punch card.
3.
Generasi
kedua (1960).
·
Komponen
utama IC;
·
Berkembang
konsep-konsep:
·
Multiprogramming, satu prosesor mengerjakan banyak program yang ada di
memori utama;
·
Multiprosesing, satu job dikerjakan oleh banyak prosesor berguna untuk meningkatkan
utilitas;
·
Spooling Simultaneous Peripheral Operation On Line, bertindak sebagai buffer (penyangga) saja, dan
mampu menerima pesanan meskipun belum akan dikerjakan;
·
Device Indipendence, masing-masing komponen memiliki sifat yang saling berbeda
(misal: tiap-tiap printer memiliki driver);
·
Time Sharing atau Multitasking, sistem bagi waktu yang diberikan oleh CPU terhadap
berbagai job yang sedang dijalankan.
·
Real-time system, berguna sebagai kontrol bagi mesin-mesin.
4.
Generasi
ketiga (1970)
·
Komponen
utama VLSI (Very Large
Scale Integrated Circuit);
·
Ditandai
dengan berkembangnya konsep general
purpose system, sehingga sistem operasi menjadi sangat kompleks,
mahal dan sulit untuk dipelajari;
5.
Generasi
keempat (pertengahan 1970-an hingga sekarang).
·
PC makin
populer;
·
Ditandai
dengan berkembangnya sistem operasi untuk jaringan komputer dengan tujuan: data
sharing, hardware sharing, dan program sharing;
·
User interface semakin user
friendly tanpa harus mengorbankan unjuk kerja.
C.
Tujuan
dan Fungsi Sistem Operasi
Sistem
operasi diharapkan mempunyai dua tujuan yaitu :
·
Kenyamanan : suatu sistem operasi membuat komputer lebih
mudah untuk digunakan.
·
Efesien : suatu sistem operasi memungkinkan sumber daya
sistem komputer dapat digunakan dengan cara yang efesien.
Fungsi Sistem Operasi, System
operasi memiliki tiga fungsi utama yaitu manajemen proses, manajemen sumber
daya dan manajemen data.
·
Manajemen proses mencakup
penyiapan, penjadwalan dan pemantauan proses pada computer. Proses adalah
program yang sedang dijalankan.
·
Manajemen sumber daya berkaitan
dengan pengendalian terhadap pemakaian sumber daya dalam system computer yang
dilakukan oleh perangkat lunak system maupun pereangkat lunak aplikasi yang
sedang dijalankan oleh computer. Yang dimaksudkan sumber daya disini adalah
komponen perangkat keras dalam computer seperti CPU, memori utama dan peranti
masukan/keluaran.
·
Manajemen data berupa
pengendalian terhadap data masukan/keluaran, termasuk dalam hal pengalokasian
dalam peranti penyimpan sekunder maupun memori utama.
Selain tiga fungsi utama tersebut, system
operasi umumnya juga mempunyai sarana untuk mengelola keamanan. Ciri system
operasi yang mempunyai fasilitas manajemen keamanan adalah mengharuskan pemakai
memasukan nama pengguna dan password (kata rahasia) sebelum mengakses computer.
Dan secara garis besar, fungsi utama dari sistem operasi adalah sebagai suatu
sistem yang digunakan untuk mengarahkan dan mengatur kinerja dari sebuah
komputer, menyelesaikan berbagai masalah-masalah dalam komputer, dan menjaga
bagian-bagian dari sistem agar tetap aman.
D.
Macam-Macam
Sistem Operasi
Dalam perkembangan sistem operasi, sudah banyak
perusahaan-perusahaan atau para programer yang membuat dan mengembangkan sistem
operasi sendiri, baik itu personal atau general. Tapi pada saat ini terdapat
beberapa sistem operasi yang sudah sangat dikenal yaitu:
1.
Keluarga Microsoft Windows - yang antara lain
terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows
9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT
4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows 7 (Seven)
yang
dirilis pada tahun
2009, dan Windows Orient yang akan dirilis pada tahun 2014)).
2.
Keluarga Unix yang menggunakan antarmuka sistem
operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software
Distribution), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi,
dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd.
3.
Mac OS, adalah sistem operasi untuk
komputer keluaran Apple yang biasa disebut Mac
atau Macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah Mac OS X versi 10.4 (Tiger).
Awal tahun 2007
direncanakan peluncuran versi 10.5 (Leopard).
4.
Komputer Mainframe, dan Super komputer
menggunakan banyak sekali sistem operasi yang berbeda-beda, umumnya merupakan
turunan dari sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh vendor seperti IBM AIX,
HP/UX, dll.
Terdapat pula beberapa sistem operasi tersebut yang bisa
digunakan dalam sebuah handphone atau mobile phone. Seperti halnya system
operasi pada komputer, sistem operasi ponsel adalah software
utama yang melakukan menejemen dan kontrol terhadap hardware secara
langsung serta menejemen dan mengotrol software-soft lain sehingga
software-software lain tersebut dapat bekerja. Sehingga suatu system operasi
ponsel (mobile operating system) akan bertanggung jawab dalam mengoperasikan
berbagai fungsi dan fitur yang tersedia dalam perangkat ponsel tersebut
seperti, skedulling task, keyboard, WAP, email, text message, sinkronisasi
dengan aplikasi dan perangkat lain, memutar musik, camera, dan mengontrol
fitur-fitur lainnya. Banyak perusahaan ponsel yang membenamkan system operasi
dalam produknya baik pada PDA, Smartphone maupun handphone.
Perkembangan aplikasi atau game selular (mobile
content)sangat cepat, perusahaan pembuat mobile Operating System (OS) telah
berlomba untuk memasarkan produk-produk mereka dengan menciptakan fungsi-fungsi
dan teknologi yang kian hari kian memanjakan pengguna smartphone (selular yang
ber-OS) dari segi entertainment dan fungsionalitas penggunaan selular untuk
memudahkan tugas sehari-hari. Selain berfungsi untuk mengkontrol sumber daya hardware
dan software ponsel seperti keypad, layar, phonebook, baterai, dan koneksi ke
jaringan, sistem operasi juga mengontrol agar semua aplikasi bisa berjalan
stabil dan konsisten. Sistem operasi harus dirancang fleksibel sehingga para
software developer lebih mudah menciptakan aplikasi-aplikasi baru yang canggih.
Keunggulan lain dari ponsel yang ber-OS adalah memiliki kebebeasan lebih untuk
men-download berbagai aplikasi tambahan yang tidak disediakan oleh vendor
ponsel Sistem operasi-sistem operasi tersebut diantaranya adalah berkaitan
dengan :
a.
Memori utama sebagai sumber daya yang harus
dialokasikasikan dan dipakai bersama di antara sejumlah proses yang aktif,
sehingga dapat memanfaatkan pemroses dan fasilitas masukan/keluaran secara
efisien, sehingga memori dapat menampung sebanyak mungkin proses.
b.
Upaya agar pemogram atau proses tidak dibatasi kapasitas
memori fisik di sistem komputer.
.
DAFTAR PUSTAKA
·
Stallings, William. Organisasi
& Arsitektur Komputer Rancangan Kerja. Jilid 1. Prentice Hall: 2003.
Edisi ke enam.
·
Sigit, Riyanto. Dkk. Dukungan
Sistem Operasi. Pens’s Lecturer.
0 komentar:
Posting Komentar