BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Perkembangan zaman dewasa ini sudah maju dengan pesat, banyak teknologi
yang sudah dikembangkang dari sebuah sistem kecil yang ada pada hardware yang
besar hingga menjadi sebuah sistem yang lebih besar yang ada pada hardware yang
lebih kecil. Perkembangan tersebut sangat terlihat pada perkembangan sistem
komputer yang sudah sangat maju, baik itu dari hardware, software atau
perangkat pendukung lainnya.
Dewasa ini sistem komputer terdiri dari CPU (Central Processing Unit);
serta sejumlah device controller yang dihubungkan melalui bus yang menyediakan
akses ke memori. Setiap device controller bertugas mengatur perangkat yang
tertentu (contohnya disk drive, audio device, dan video display). CPU dan
device controller dapat dijalankan secara bersamaan, namun demikian diperlukan
mekanisme sinkronisasi untuk mengatur akses ke memori.
Pada saat pertama kali dijalankan atau pada saat boot, terdapat sebuah
program awal yang mesti dijalankan. Program awal ini disebut program bootstrap.
Program ini berisi semua aspek dari sistem komputer, mulai dari register CPU,
device controller, sampai isi memori.
Interupsi merupakan bagian penting dari sistem arsitektur komputer. Setiap
sistem komputer memiliki mekanisme yang berbeda. Interupsi bisa terjadi apabila
perangkat keras (hardware) atau perangkat lunak (software) minta
"dilayani" oleh prosesor. Apabila terjadi interupsi maka prosesor
menghentikan proses yang sedang dikerjakannya, kemudian beralih mengerjakan
service routine untuk melayani interupsi tersebut. Setelah selesai mengerjakan
service routine maka prosesor kembali melanjutkan proses yang tertunda.
Banyak yang sudah berkembang dari sebuah sistem komputer, tapi sistem
komputer yang baru dan lebih berkembang harus didukung oleh sistem operasi yang
lebih baik juga, sehingga kinerja dari sistem komputer tersebut dapat berjalan
dengan baik. Dalam sistem operasi juga terdapat beberapa bagian yang perlu
diketahui dan dipelajari seperti halnya sistem komputer, baik itu dari segi
penjadwalan proses atau manajemen memori yang ada pada sistem operasi.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian Sistem Operasi
Sistem operasi
(bahasa Inggris: operating system ; OS) adalah seperangkat program yang
mengelola sumber daya perangkat keras komputer atau hardware, dan menyediakan
layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak. Sistem operasi adalah jenis yang
paling penting dari perangkat lunak
sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat
menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program aplikasi
booting.
Sistem operasi
mempunyai penjadwalan yang sistematis mencakup perhitungan penggunaan memori, pemrosesan data,
penyimpanan data, dan sumber daya lainnya. Untuk fungsi-fungsi perangkat keras
seperti sebagai masukan dan keluaran dan alokasi memori, sistem operasi
bertindak sebagai perantara antara program aplikasi dan perangkat keras
komputer, meskipun kode aplikasi biasanya dieksekusi langsung oleh perangkat
keras dan seringkali akan menghubungi OS atau terputus oleh itu. Sistem operasi
yang ditemukan pada hampir semua perangkat yang berisi komputer-dari ponsel dan
konsol permainan video untuk superkomputer dan server web. Contoh sistem
operasi modern adalah Linux, Android, iOS, Mac OS X, dan Microsoft Windows.
B.
Macam – Macam Sistem Operasi
Sistem Operasi
terbagi menjadi dua bagian yaitu Sistem Operasi Open Source dan Sistem Operasi
Closed Source. Sistem operasi open source adalah perangkat lunak (software) yang dimana kode programnya bersifat
terbuka dan disediakan oleh pengembangnya secara umum agar bisa untuk
dipelajari, diubah maupun dikembangkan lebih lanjut serta disebarluaskan dan
bahkan digunakan unyuk memperbaiki bug atau kesalahan pada program tersebut.
Sedangkan sistem operasi closed source adalah sistem operasi yang dikembangkan
secara internal oleh seseorang, kelompok atau perusahaan tertentu dan sistem
operasiona; ini tidak membuka secara umum kode programnya. Biasanya sistem
operasi akan memberikan lisensi kepada orang lain untuk dapat menjalankan
program tersebut.
Berikut ini
macam – macam atau contoh dari sistem operasi open source dan sistem operasi
closed source :
Sistem Operasi Open Source
1.
UNIX
Termasuk sistem
operasi yang paling awal ada untuk komputer. Merupakan induk dari sistem
operasi linux. Unix adalah sebuah sistem
operasi komputer yang diawali dari project Multics (Multiplexed Information and
Computing Service) pada tahun 1965 yang dilakukan American Telephone and
Telegraph AT&T, General Electric (GE), dan Institut Teknologi Massachusetts
(MIT), dengan biaya dari Departemen Pertahanan Amerika (Departement of Defence
Advenced Research Project, DARPA atau ARPA), UNIX didesain sebagai Sistem
operasi yang portable, multi-tasking dan multi-user.
2.
MINIX
Minix adalah
sebuah sistem operasi keturunan UNIX yang bersifat open-source, yang dibuat
berdasarkan arsitektur microkernel. Kernel sistem operasi ini dibuat oleh
seorang profesor di Vrije Universiteit Amsterdam, Belanda yang bernama Andrew
Stuart Tanenbaum yang pada awalnya ditujukan untuk tujuan edukasional. Minix
juga menjadi inspirasi bagi Linus Torvalds untuk membuat kernel Linux.
3.
Berkelay Software
Distribution
Berkeley
Software Distribution (BSD) pertama kali dibangun dan dikembangkan oleh Computer
System Research Group (CSRG) di University of California at Berkeley (UCB), BSD
pertama kali keluar pada akhir 1977
sebagai paket tambahan dan patch dari AT&T UNIX versi 6, yang mana waktu
itu beroperasi pada mesin PDP - 11 minicomputer.
Sistem Operasi Closed Source
1.
Windows
Microsoft
Windows atau yang lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah keluarga sistem
operasi. yang dikembangkan oleh Microsoft, dengan menggunakan antarmuka
pengguna grafis. Sistem operasi Windows telah berevolusi dari MS-DOS, sebuah
sistem operasi yang berbasis modus teks
dan command-line. Windows versi pertama, Windows Graphic Environment 1.0
pertama kali diperkenalkan pada 10 November 1983, tetapi baru keluar pasar pada bulan November tahun 1985, yang dibuat
untuk memenuhi kebutuhan komputer dengan tampilan bergambar.
Windows 1.0
merupakan perangkat lunak 16-bit tambahan (bukan merupakan sistem operasi) yang
berjalan di atas MS-DOS (dan beberapa varian dari MS-DOS), sehingga ia tidak
akan dapat berjalan tanpa adanya sistem operasi DOS. Versi 2.x, versi 3.x juga
sama. Beberapa versi terakhir dari Windows (dimulai dari versi 4.0 dan Windows
NT 3.1) merupakan sistem operasi mandiri yang tidak lagi bergantung kepada
sistem operasi MS-DOS. Microsoft Windows kemudian bisa berkembang dan dapat
menguasai penggunaan sistem operasi hingga mencapai 90%.
2.
Symbian
Symbian OS
adalah sistem operasi tak bebas yang dikembangkan oleh Symbian Ltd. yang
dirancang untuk digunakan peralatan
bergerak (mobile). Sebelum Nokia mengumumkan pembelian seluruh sisa
saham Symbian Ltd. yang tidak dimilikinya pada 24 Juni 2008,[1] Symbian
dimiliki Nokia (47,9%), Ericsson (15,6%), Panasonic (10,5%), Samsung (4,5%),
Siemens/BenQ (8,4%), Sony Ericsson (13,1%). Versi Symbian yang terbaru adalah
Symbian ^3 dengan PR 02 yang disebut symbian belle.
Sedangkan ponsel
yang paling banyak beredar saat ini
menggunakan Symbian OS v6.1s, v7.0s, RV 47 75, v8.OS,v9.1s dan s60 v5. Nokia
Nseries rata-rata menggunakan Symbian OS v9.1s, kecuali Nokia N95 yang
menggunakan Symbian OS v9.2s. Ponsel symbian s60 v5 dan symbian ^3 rata rata
menggunakan layar sentuh kecuali nokia e6-00 dan nokia e7.ponsel symbian ^3
yang pertama meluncur aadalah nokia n8 dengan kamera 12 megapiksel.symbian ^3
mendapat pembaruan pertama yang disebut symbian anna. digunakan di ponsel nokia
x7-00 dan e6-00. sedangkan pembaruan terbaru disebut symbian belle. semua
ponsel symbian ^3 bisa diupgrade ke symbian belle.
3.
Mac OS
Mac OS adalah
singkatan dari Macintosh Operating System. Mac OS adalah sistem operasi
komputer yang dibuat oleh Apple Computer khusus untuk komputer Macintosh dan
tidak kompatibel dengan PC berbasis IBM. Diperkenalkan pada tahun 1984, Mac OS
sejak tahun 2006 telah memiliki kompatibilitas dengan arsitektur PowerPC maupun
x86. Mac OS X adalah versi terbaru dari sistem operasi Mac OS untuk komputer
Macintosh. Sistem operasi ini pertama kali dikeluarkan pada tahun 2001.
Karakter "X" adalah nomor Romawi yang berarti sepuluh, di mana versi
ini adalah penerus dari sistem operasi yang digunakan sebelumnya seperti Mac OS
8Mac OS 9. Beberapa orang membacanya sebagai huruf "X" yang terdengar
seperti "eks". Salah satu alasan mengapa mereka menafsir sedemikian
karena tradisi untuk memberikan nama sistem operasi yang berbasis Unix dengan
akhiran "x" (misalnya AIX, IRIX, Linux, Minix, Ultrix, Xenix). dan
Mac OS X Server juga dirilis pada tahun 2001. Pada dasarnya versi Server ini
mirip dengan versi standardnya, dengan perbedaan bahwa versi Serverworkgroup
dalam komputer berskala besar.
Contoh fitur
tambahan yang tersedia untuk versi ini adalah piranti lunak untuk menjalankan
fungsi-fungsi seperti SMTP, SMB, LDAP dan DNS. Selain itu cara melisensinya
juga berbeda. mencakup piranti lunak untuk keperluan manajemen dan administrasi
Mac OS X adalah sistem operasi yang menggunakan kernel BSD sehingga beberapa
kalangan mengatakan bahwa Mac OS X termasuk dalam keluarga Unix.
C.
Sejarah Sistem Operasi
Perkembangan
sistem operasi dipengaruhi oleh perkembangan hardware. Sistem operasi mulai
dikembangkan sejak ±40 tahun lalu, yaitu :
1.
Generasi ke-nol
(1940).
·
Komponen utama tabung
hampa udara;
·
Sistem komputer belum
menggunakan sistem operasi;
·
Sistem operasi
komputer dilakukan secara manual melalui plugboard, dan hanya bisa digunakan
untuk menghitung (+,-, dan *).
2.
Generasi pertama
(1950).
·
Komponen utama
transistor;
·
Sistem operasi
berfungsi terutama sebagai pengatur pergantian antar job agar waktu instalasi
job berikutnya lebih efisien. Dalam masa ini muncul konsep batch system (semua
job sejenis dikumpulkan jadi satu);
·
Input pemakai punch
card.
3.
Generasi kedua
(1960).
·
Komponen utama IC;
·
Berkembang
konsep-konsep:
·
Multiprogramming,
satu prosesor mengerjakan banyak program yang ada di memori utama;
·
Multiprosesing, satu
job dikerjakan oleh banyak prosesor berguna untuk meningkatkan utilitas;
·
Spooling Simultaneous
Peripheral Operation On Line, bertindak sebagai buffer (penyangga) saja, dan
mampu menerima pesanan meskipun belum akan dikerjakan;
·
Device Indipendence,
masing-masing komponen memiliki sifat yang saling berbeda (misal: tiap-tiap
printer memiliki driver);
·
Time Sharing atau
Multitasking, sistem bagi waktu yang diberikan oleh CPU terhadap berbagai job
yang sedang dijalankan.
·
Real-time system,
berguna sebagai kontrol bagi mesin-mesin.
4.
Generasi ketiga
(1970)
·
Komponen utama VLSI
(Very Large Scale Integrated Circuit);
·
Ditandai dengan
berkembangnya konsep general purpose system, sehingga sistem operasi menjadi
sangat kompleks, mahal dan sulit untuk dipelajari;
5.
Generasi keempat
(pertengahan 1970-an hingga sekarang).
·
PC makin populer;
·
Ditandai dengan
berkembangnya sistem operasi untuk jaringan komputer dengan tujuan: data
sharing, hardware sharing, dan program sharing;
·
User interface
semakin user friendly tanpa harus mengorbankan unjuk kerja.
D.
Tujuan dan Fungsi Sistem Operasi
Sistem operasi diharapkan
mempunyai dua tujuan yaitu :
1.
Kenyamanan : suatu
sistem operasi membuat komputer lebih mudah untuk digunakan.
2.
Efesien : suatu
sistem operasi memungkinkan sumber daya sistem komputer dapat digunakan dengan
cara yang efesien.
Sistem operasi memiliki tiga
fungsi utama yaitu :
1.
Manajemen proses
mencakup penyiapan, penjadwalan dan pemantauan proses pada computer. Proses
adalah program yang sedang dijalankan.
2.
Manajemen sumber daya
berkaitan dengan pengendalian terhadap pemakaian sumber daya dalam system
computer yang dilakukan oleh perangkat lunak system maupun pereangkat lunak
aplikasi yang sedang dijalankan oleh computer. Yang dimaksudkan sumber daya
disini adalah komponen perangkat keras dalam computer seperti CPU, memori utama
dan peranti masukan/keluaran.
3.
Manajemen data berupa
pengendalian terhadap data masukan/keluaran, termasuk dalam hal pengalokasian
dalam peranti penyimpan sekunder maupun memori utama.
Selain tiga
fungsi utama tersebut, system operasi umumnya juga mempunyai sarana untuk
mengelola keamanan. Ciri system operasi yang mempunyai fasilitas manajemen
keamanan adalah mengharuskan pemakai memasukan nama pengguna dan password (kata
rahasia) sebelum mengakses computer.
Secara garis
besar, fungsi utama dari sistem operasi adalah sebagai suatu sistem yang
digunakan untuk mengarahkan dan mengatur kinerja dari sebuah komputer,
menyelesaikan berbagai masalah-masalah dalam komputer, dan menjaga
bagian-bagian dari sistem agar tetap aman.
BAB III
PENUTUP
Pada kesempatan ini saya sebagai penyusun makalah, ingin memberikan hasil
kesimpulan yang saya peroleh dari makalah yang telah disusun ini.
Pada sebuah computer banyak system yang mendukung sehingga sebuah computer
itu dapat beroperasi dengan baik, tidak hanya hardware saja yang perlu kita
ketahui tapi software juga merupakan salah satu hal yang perlu kita ketahui
juga.
Dalam pembagian jenis software saya memfokuskan untuk membahas sebuah
software yang dinamakan System Operasi yaitu perangkat lunak sistem yang
bertugas untuk melakukan kontrol eksekusi program aplikasi dan manajemen
perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan
software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.
Dan didalam system operasi banyak sekali system-sistem yang digunakan dan
terus berkembang, seperti Penjadwalan, Management momory, dan lain sebagainya.
Semoga makalah ini dapat member mamfaat bagi kita semua. Terima kasih
Silahkan download file makalah sistem operasi dengan format .doc (ms.word)
silahkan download file presentasi makalah sistem operasi dengan format .ppt (ms.powerpoint)
silahkan download file presentasi makalah sistem operasi dengan format .ppt (ms.powerpoint)
.
0 komentar:
Posting Komentar